Monumen 3 Tokoh Wanita Pejuang Jepara - Jepara Update

Halaman

    Social Items

Monumen 3 tokoh wanita pejuang jepara ,Diantara seribu waktu, selalu tumbuh kecup mekar bagai wangi bunga, Inilah negeri dengan hamparan kemilau jamrud khatulistiwa, Disini, tumbuh kembang bunga bangsa, pengharum taman-taman indah dibumi jepara:
  1. Ratu Sima (Untuk patung Ratu Shima menghadap kea rah Kecamatan Keling)

    Kehebatan Ratu Sima adalah mampu menjadi pemimpin yang adil, tegas, dan melindungi rakyatnya. Tidak heran, pada masa pemerintahan beliau Jepara menjadi pusat perdagangan yang paling sibuk di kawasan utara di Pulau Jawa. Hal itu terbukti dengan kondisi perekonomian yang maju pesat sehingga menjadikan kerajaan Ratu Sima berkembang cepat hingga mampu mengirim puluhan ribu prajurit untuk berperang melawan penjajah ke wilayah Malaka dan Ternate.
  2. Ratu Kalinyamat (Ratu Kalinyamat menghadap kea rah Desa Mantingan Kecamatan Tahunan)

    Beliau adalah ratu yang sangat mencintai rakyatnya. Pada masa pemerintahannya, wilayah yang sebelum memiliki nama Jepara ini pernah menjadi kawasan yang paling maju pada masa kerajaan Mataram baru. Pada masa pemerintahan Ratu Kalinyamat inilah nama Jepara tercipta dengan slogan “Trus Karya Tataning Bumi” yang artinya adalah terus berkarya untuk membangun negeri.
  3. R. A. Kartini (Serta patung Kartini menghadap kea rah Kecamatan Mayong)

    Pahlawan wanita yang terakhir adalah Raden Adjeng Kartini, merupakan wanita pelopor kemajuan bagi perempuan Indonesia ini berjuang melalui karya-karya tulisnya yang mampu membuat setiap orang memahami apa arti pentingnya penghormatan kepada kaum wanita. Atas pemikiran beliaulah, setiap wanita bisa lebih berkarya, tidak bisa dipandang remeh, wanita bukan manusia lemah. Karena semangat inilah, R. A. Kartini menjadi pelopor pergerakan wanita Indonesia dalam mensejajarkan posisi wanita dengan pria.

Monumen 3 Tokoh Wanita Pejuang Jepara

Advertisements
Advertisements
Monumen 3 tokoh wanita pejuang jepara ,Diantara seribu waktu, selalu tumbuh kecup mekar bagai wangi bunga, Inilah negeri dengan hamparan kemilau jamrud khatulistiwa, Disini, tumbuh kembang bunga bangsa, pengharum taman-taman indah dibumi jepara:
  1. Ratu Sima (Untuk patung Ratu Shima menghadap kea rah Kecamatan Keling)

    Kehebatan Ratu Sima adalah mampu menjadi pemimpin yang adil, tegas, dan melindungi rakyatnya. Tidak heran, pada masa pemerintahan beliau Jepara menjadi pusat perdagangan yang paling sibuk di kawasan utara di Pulau Jawa. Hal itu terbukti dengan kondisi perekonomian yang maju pesat sehingga menjadikan kerajaan Ratu Sima berkembang cepat hingga mampu mengirim puluhan ribu prajurit untuk berperang melawan penjajah ke wilayah Malaka dan Ternate.
  2. Ratu Kalinyamat (Ratu Kalinyamat menghadap kea rah Desa Mantingan Kecamatan Tahunan)

    Beliau adalah ratu yang sangat mencintai rakyatnya. Pada masa pemerintahannya, wilayah yang sebelum memiliki nama Jepara ini pernah menjadi kawasan yang paling maju pada masa kerajaan Mataram baru. Pada masa pemerintahan Ratu Kalinyamat inilah nama Jepara tercipta dengan slogan “Trus Karya Tataning Bumi” yang artinya adalah terus berkarya untuk membangun negeri.
  3. R. A. Kartini (Serta patung Kartini menghadap kea rah Kecamatan Mayong)

    Pahlawan wanita yang terakhir adalah Raden Adjeng Kartini, merupakan wanita pelopor kemajuan bagi perempuan Indonesia ini berjuang melalui karya-karya tulisnya yang mampu membuat setiap orang memahami apa arti pentingnya penghormatan kepada kaum wanita. Atas pemikiran beliaulah, setiap wanita bisa lebih berkarya, tidak bisa dipandang remeh, wanita bukan manusia lemah. Karena semangat inilah, R. A. Kartini menjadi pelopor pergerakan wanita Indonesia dalam mensejajarkan posisi wanita dengan pria.
Advertisements